![]() |
| Rumah Duka |
DepokNews- Pesawat M-28 Sky Truck dengan nomor regristrasi B-4201 milik Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) hilang kontak di perairan Kabupaten Lingga, sisi selatan Provinsi Kepri, Sabtu (3/12). Salah satu penumpang pesawat tersebut adalah AKP Safran.
Ditemui di kediamannya di Perumahan Kelapa Dua Residence, Jalan Tugu Raya, Kelurahan Tugu Kecamatan Cimanggis Depok, keluarga tampak terpukul mendengar kabar pesawat yang ditumpangi Safran hilang kontak.
“Anaknya disiplin, sangat disiplin. Dari kecil dia disiplin,” ujar Safawi sambil berlinang air mata, Minggu (4/12).
Safawi tak kuasa menahan tangis ketika ia kembali teringat putra kesayangannya tersebut. Sampai sekarang belum ada kabar.
“Saya tahunya dari televisi. Kemudian saudara yang di Palembang juga telepon, lihat ada nama anak saya disitu. Dari situ banyak yang nelpon nanya kabar Safran,” jelasnya.
AKP Safran adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Dirinya memiliki seorang istri yang juga berprofesi sebagai polisi di Mako Brimob dan dua orang anak.
Berdasarkan pantauan, di kediaman AKP Safran tampak para tetangga, kerabat dan keluarga mendatangi rumah korban. Mereka mendoakan dan memberikan dukungan kepada keluarga. Istri korban, AKP Yuli tampak terlihat menerima kehadiran tamu dan berusaha untuk tetap tegar.
Selain AKP Safran, terdapat 12 korban lain. Diantaranya AKP Budi Waluyo (Pilot), AKP Eka Barokah (pilot), AKP Tonce (pilot), Brigadir Joko Sujarwo (mekanik), Brigadir Mustofa (mekanik), AKP Abdul Munir (penumpang), Bripka Erwin (penumpang), Briptu Rizal (penumpang), Bripda Eri (penumpang), Brigadir Suwarno (penumpang), Bripda Andi Z. (penumpang), Brigadir Joko Sungatno (penumpang). (mia)
