![]() |
| Wali Kota Depok, Mohammad Idris meninjau pembangunan unit pengolahan air di Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Jalan Legong, Sukmajaya, Depok, Senin (5/12/2016). (Foto : Rysko/Diskominfo) |
depok – Wali Kota Depok, Mohammad Idris meninjau pembangunan unit pengolahan air di Kantor Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Jalan Legong, Sukmajaya, Depok, Senin (5/12/2016). Ia berharap, dengan dibangunnya unit pengolahan air tersebut, pelanggan PDAM akan bertambah.
“Dengan adanya pembangunan, maka pelayanan juga akan maksimal sehingga bisa menambah jumlah konsumen,” jelas Wali Kota.
Dirinya juga mengatakan, dengan bertambahnya jumlah pelanggan PDAM, otomatis akan meningkatkan pendapatan PDAM itu sendiri dan juga menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi kota Depok. Jika tahun ini pendapatan yang berhasil diraih PDAM mencapai Rp6 miliar, dengan adanya penambahan unit pengolahan air baru diperkirakan keuntungan minimal bisa naik dua kali lipat.
“Pengerjaannya sudah mencapai 90 persen, perkiraan rampung 25 Desember mendatang. Serah terimanya nanti jika sudah selesai,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Asasta M. Olik mengatakan, PAD yang masuk ke Pemkot Depok dari PDAM perhitungannya adalah 55 persen dari laba setelah dikurangi pajak. Misalnya, Rp6 miliar dikurangi pajak 30 persen sisanya masuk ke PAD sebesar 55 persen.
“Guna meningkatkan jumlah pelanggan dan peningkatan jumlah produksi, maka kami membangun unit pengolahan air ini,” tambahnya.
Dirinya menyampaikan, tahun depan pihaknya menargetkan jumlah pelanggan sebanyak 12 ribu pelanggan. Untuk saat ini jumlah pelanggan ada 58 ribu orang. Ke depan, pihaknya akan menjangkau wilayah Cilangkap dan Tapos.
“Penambahan jangkauan wilayah terus kami upayakan, salah satunya adalah peningkatan fasilitas ini agar produksi juga naik dan bisa mencakup wilayah yang lebih luas,” tutupnya.
Penulis: Rysko
Editor: Siti Rahma dan Yulia Shoim
Diskominfo
#sahabatcimanggis (KIM Cimanggis)
