“Depok memiliki sumber daya manusia mayoritas usia muda produktif,
ini merupakan potensi besar yang dimiliki Depok,” ujar Wali Kota Depok
Mohammad Idris saat membuka Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota
Depok di Gedung Sasono Mulyo, Cilodong, Selasa (28/02/2017).
Ia menyebut, Kota Depok memiliki 67 persen usia produktif dari
keseluruhan penduduk Kota Depok. Usia pruduktif ini didominasi kaum
muda. Dengan potensi sebesar itu, Depok diharapkan terus berkembang
menjadi kota yang maju.
Begitu pun dari sisi potensi alam, Depok mempunyai beberapa setu yang
dapat dijadikan sebagai tempat wisata. Namun, kata Mohammad Idris,
permasalahan yang ada saat ini pengelolaan setu ada di pemerintah pusat.
Untuk itu, Pemerintah Kota Depok melalui Disporabudpar sedang melakukan
koordinasi dengan pemerintah pusat mengenai pengelolaan setu tersebut.
Selain itu, Pemkot Depok juga sedang mendata fasos dan fasum untuk
dijadikan fasilitas publik. Fasilitas publik yang sedang dikaji saat ini
adalah pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) untuk mengakomodir kebutuhan
pemuda.
“Tahun 2018 jika anggarannya masih cukup paling tidak ada 3 GOR di Kota Depok, wilayah barat, tengah dan timur,” sebutnya.
Dirinya juga menantang agar Disporabudpar mengkaji lahan-lahan yang
fungsinya dapat dialihkan menjadi sarana olahraga ataupun kebudayaan.
Program yang ada di Disporabudpar itu diharapkan bisa berjalan dan
bersinergi dengan program ketahanan keluarga. Terlebih, Pemerintah Kota
Depok punya program prioritas yaitu menangani permasalahan kehidupan
ketahanan keluarga.
Penulis : Agus
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis
