![]() |
| Pelatihan Teknik Prosedur Ekspor kepada 10 IKM Terpilih di Ruang Rapat Disdagin, Selasa (21/03/2017). (Foto : Nita/Diskominfo) |
Dinas Perdagangan dan Perindustrian
(Disdagin) Kota Depok cukup serius dalam membina Industri Kecil Menengah
(IKM). Pembinaan diberikan dalam bentuk pelatihan teknik prosedur
ekspor agar produk IKM Depok tidak hanya bisa diterima pasar dalam
negeri, tapi juga pasar ekspor yang peluangnya masih terbuka lebar.
“Untuk memperluas pangsa pasar, kita
coba berikan pelatihan ke-10 anggota IKM yang kami seleksi ketat. Mereka
yang terpilih ini nantinya akan dibina, baik dari sisi kemasan produk,
sampai pada proses promosinya,” ujar Kepala Bidang Perdagangan Disdagin
Kota Depok, Anim Mulyana di ruang kerjanya, Selasa (21/03/17).
Dikatakannya, pelatihan ini merupakan
awal untuk membangun dan menghidupkan perdagangan internasional, agar
kemajuan bidang perdagangan juga dapat dinikmati IKM yang ada di Kota
Depok.
“Beberapa produk yang disasar adalah
makanan, craft dan fashion. Dengan pelatihan ini, mudah-mudahan mereka
mendapatkan pengetahuan awal untuk mempersiapkan diri menuju pasar
internasional,” harapnya.
Anim menyebutkan, saat ini jumlah IKM di
Kota Depok yang tercatat di database Disdagin adalah sebesar 700
anggota. Peredaran produk IKM Kota Depok, kata Anim, saat ini sudah
sampai mancanegara. Tapi, pola pemasarannya masih tradisional, karena
masih menggunakan sistem titip barang.
“Mereka (IKM) biasanya hanya menitipkan
produk ke teman yang ingin ke luar negeri. Dengan pelatihan ini, kami
berharap pemahaman mereka bertambah, karena IKM Depok sangat berpotensi
melakukan ekspor,” pungkasnya.
Penulis: Vidyanita
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
Editor: Dunih dan Yulia Shoim
#sahabatcimanggis
#kimcimanggis
