Saturday, May 30, 2026

Persib Cetak Sejarah! Maung Bandung Sabet Gelar Liga Tiga Musim Beruntun

0

 


Bandung, Warta Cimanggis – Persib Bandung kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Indonesia. Meski hanya bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada laga terakhir Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026), hasil tersebut sudah cukup untuk mengantarkan Maung Bandung meraih gelar juara musim ini.

Keberhasilan tersebut terasa istimewa karena menjadi gelar liga ketiga secara beruntun bagi Persib setelah sebelumnya menjuarai kompetisi pada musim 2023/2024 dan 2024/2025. Tak hanya itu, trofi musim ini juga menjadi gelar kelima Persib sepanjang era Liga Indonesia, menjadikan klub kebanggaan Bobotoh sebagai tim dengan koleksi gelar liga terbanyak.

Persaingan Ketat Hingga Pekan Terakhir

Persib dan Borneo FC sama-sama mengakhiri musim dengan raihan 79 poin. Di saat Persib bermain imbang melawan Persijap, Borneo FC sukses membantai Malut United dengan skor telak 7-1.

Namun, regulasi head-to-head menjadi penentu. Persib unggul atas Borneo FC dalam catatan pertemuan kedua tim musim ini sehingga berhak mengangkat trofi juara.

Keberhasilan tersebut membuat ribuan Bobotoh yang memadati Stadion GBLA langsung berpesta merayakan pencapaian bersejarah tim kesayangannya.

Persib Mendominasi, Persijap Tampil Disiplin

Sejak peluit awal dibunyikan, Persib langsung mengambil inisiatif menyerang. Peluang pertama datang pada menit keempat melalui tendangan jarak jauh Thom Haye, namun bola masih melambung di atas mistar gawang.

Meski lebih banyak ditekan, Persijap Jepara tampil disiplin dengan pertahanan rapat yang membuat para pemain Persib kesulitan menembus kotak penalti.

Peluang terbaik Persib di babak pertama hadir melalui Adam Alis yang beberapa kali mengancam gawang Persijap. Sayangnya, penampilan gemilang kiper Muhammad Ardiansyah membuat semua peluang tersebut gagal berbuah gol.

Di sisi lain, Persijap juga sempat membuat jantung Bobotoh berdebar ketika Rendi Saepul berhasil lolos dari jebakan offside menjelang turun minum. Beruntung bagi Persib, Teja Paku Alam tampil sigap mengamankan gawangnya.

Babak Kedua Tetap Sengit

Memasuki babak kedua, Persib tidak mengendurkan serangan. Andrew Jung dan Beckham Putra beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun rapatnya pertahanan Persijap dan penampilan cemerlang Ardiansyah membuat skor tetap bertahan 0-0.

Pelatih Bojan Hodak mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan Ramon Tanque dan Uilliam Barros pada pertengahan babak kedua. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta.

Meski gagal meraih kemenangan di laga terakhir, hasil imbang tersebut tetap menjadi akhir yang manis bagi Persib.

Dominasi Maung Bandung

Gelar musim ini semakin menegaskan dominasi Persib dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah arahan Bojan Hodak, Maung Bandung berhasil menjelma menjadi salah satu tim paling konsisten di Indonesia.

Dengan raihan lima gelar Liga Indonesia, Persib kini berada di puncak daftar klub tersukses di kompetisi nasional. Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan besar bagi jutaan Bobotoh yang selalu setia mendukung tim kebanggaannya.

Saat peluit akhir berbunyi, suasana Stadion GBLA berubah menjadi lautan biru. Nyanyian kemenangan menggema dari tribun, sementara para pemain dan ofisial tim merayakan keberhasilan mempertahankan mahkota juara untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Persib Bandung kembali membuktikan bahwa mereka bukan hanya sekadar juara, tetapi juga simbol konsistensi dan kekuatan sepak bola Indonesia dalam beberapa musim terakhir. 🏆💙🐯

Author Image
AboutRinaldi

Refrensi berita lokal, beritanya warga cimanggis. Jika ada info yang ingin ditampilkan silahkan hubungi 081213958215