Sunday, June 14, 2026

Aksi Hari Kedua di Jakarta Makin Memanas, Mahasiswa Suarakan BBM hingga Makan Gratis—Apa Kata Tokoh Masyarakat?

0

Gambar : inilahnews

Jakarta, Sabtu 13 Juni 2026 – Ribuan mahasiswa kembali turun ke jalan dalam aksi demonstrasi kebangsaan hari kedua di ibu kota. Aksi dipusatkan di sekitar Gedung DPR/MPR, Jakarta, dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.


Sejak pagi hari, mahasiswa dari berbagai kampus seperti Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, UIN Syarif Hidayatullah, serta sejumlah perguruan tinggi swasta mulai memadati lokasi. Mereka membawa spanduk, poster, serta melakukan orasi secara bergantian.


Aksi hari kedua ini terlihat lebih besar dibandingkan hari sebelumnya. Massa mahasiswa tampak lebih terorganisir dengan membawa tuntutan yang lebih jelas dan terarah.


Tuntutan Mahasiswa


Dalam demonstrasi ini, mahasiswa menyampaikan beberapa tuntutan utama yang dianggap penting bagi masyarakat, di antaranya:


- Menolak kenaikan harga BBM yang dinilai membebani rakyat

- Mendesak pemerintah memastikan subsidi BBM tepat sasaran

- Mengkritisi program MBG (Makan Bergizi Gratis) terkait kesiapan anggaran

- Menuntut transparansi pelaksanaan program MBG agar tidak terjadi pemborosan

- Mendesak penegakan hukum yang adil dan tidak tebang pilih

- Meminta pemerintah lebih terbuka dalam pengelolaan anggaran negara

- Menuntut biaya pendidikan yang lebih terjangkau


Mahasiswa menilai kebijakan terkait BBM sangat berdampak langsung terhadap harga kebutuhan pokok. Sementara itu, program makan bergizi gratis dinilai baik secara tujuan, namun perlu perencanaan yang matang agar tidak membebani keuangan negara.


Situasi di Lapangan


Aksi berlangsung dengan tertib meskipun sempat menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan utama. Aparat keamanan terlihat berjaga dan mengatur jalannya aksi agar tetap kondusif.


Mahasiswa juga menyampaikan aspirasi melalui orasi yang berisi kritik dan harapan. Beberapa perwakilan mahasiswa menegaskan bahwa aksi ini dilakukan secara damai dan bertanggung jawab.


Tanggapan Tokoh Masyarakat


Sejumlah tokoh masyarakat turut memberikan tanggapan atas aksi mahasiswa ini. Mereka menilai demonstrasi merupakan bagian dari demokrasi yang harus dihargai.


Seorang pengamat sosial menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai penyampai aspirasi rakyat. Ia berharap pemerintah dapat mendengar tuntutan tersebut secara bijak.


“Mahasiswa adalah suara kritis bangsa. Selama disampaikan dengan damai, ini adalah hal yang positif dan perlu didengar,” ujarnya.


Tokoh lainnya juga mengingatkan agar semua pihak menjaga ketertiban dan tidak terpancing provokasi. Ia menekankan pentingnya dialog antara mahasiswa dan pemerintah untuk mencari solusi bersama.


Harapan ke Depan


Aksi hari kedua ini menunjukkan bahwa mahasiswa masih konsisten dalam mengawal kebijakan publik. Mereka berharap pemerintah dapat merespons tuntutan dengan langkah nyata.


Di sisi lain, masyarakat diharapkan dapat melihat aksi ini sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap masa depan Indonesia.


Demonstrasi pun ditutup dengan ajakan damai, serta harapan agar komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah dapat terus terjalin dengan baik.

Author Image
AboutRinaldi

Refrensi berita lokal, beritanya warga cimanggis. Jika ada info yang ingin ditampilkan silahkan hubungi 081213958215

No comments: