Hari ketiga Piala Dunia 2026 menjadi salah satu hari paling menarik sejak turnamen dimulai. Empat pertandingan tersaji dengan cerita yang berbeda-beda. Ada tim unggulan yang gagal meraih kemenangan, ada tim yang mencatat sejarah, dan ada pula kejutan besar yang membuat peta persaingan grup berubah sejak laga pertama.
Hasil pertandingan hari ketiga:
Qatar 1-1 Swiss
Brasil 1-1 Maroko
Haiti 0-1 Skotlandia
Australia 2-0 Turki
Hasil-hasil tersebut menunjukkan bahwa pada Piala Dunia, nama besar tidak selalu menjamin kemenangan.
Qatar Curi Poin Dramatis dari Swiss
Pertandingan Grup B antara Qatar dan Swiss awalnya diperkirakan akan menjadi milik Swiss. Mereka tampil dominan hampir sepanjang pertandingan dan menciptakan banyak peluang berbahaya.
Swiss bahkan unggul terlebih dahulu dan terlihat akan membawa pulang tiga poin. Namun masalah terbesar mereka adalah penyelesaian akhir yang kurang efektif. Dari banyak peluang yang tercipta, hanya satu yang berhasil menjadi gol.
Ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Qatar menunjukkan semangat pantang menyerah. Kapten tim, Boualem Khoukhi, mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-94 dan membuat para pemain Swiss terdiam. Gol tersebut sekaligus memberikan Qatar poin pertama mereka di ajang Piala Dunia.
Hasil imbang ini terasa seperti kemenangan bagi Qatar. Sebaliknya, Swiss harus kecewa karena kehilangan dua poin yang sebenarnya sudah berada di depan mata.
Maroko Kembali Buktikan Diri Bukan Tim Kuda Hitam
Laga terbesar hari ketiga mempertemukan Brasil dan Maroko. Banyak penggemar sepak bola memperkirakan Brasil akan memulai turnamen dengan kemenangan. Namun kenyataannya, Maroko tampil sangat berani dan percaya diri.
Sejak menit awal, Maroko mampu menekan pertahanan Brasil. Mereka bahkan unggul lebih dulu melalui Ismael Saibari setelah memanfaatkan celah di lini belakang lawan. Gol tersebut menjadi bukti bahwa Maroko datang ke Piala Dunia bukan sekadar untuk meramaikan persaingan.
Brasil akhirnya membalas melalui aksi individu Vinícius Júnior. Bintang Real Madrid itu menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol penyeimbang yang menyelamatkan timnya dari kekalahan.
Meski berhasil meraih satu poin, permainan Brasil mendapat sorotan. Banyak pengamat menilai lini tengah dan organisasi permainan mereka belum tampil maksimal. Jika tidak segera diperbaiki, hal tersebut bisa menjadi masalah ketika menghadapi lawan yang lebih kuat pada babak berikutnya.
Sementara itu, Maroko kembali menunjukkan bahwa keberhasilan mereka dalam beberapa tahun terakhir bukanlah kebetulan. Mereka mampu bersaing sejajar dengan salah satu negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia.
Skotlandia Akhiri Penantian Panjang
Bagi Skotlandia, kemenangan 1-0 atas Haiti memiliki arti yang sangat besar. Ini bukan sekadar tiga poin, tetapi juga kemenangan pertama mereka di Piala Dunia dalam 36 tahun terakhir.
Gol tunggal pertandingan dicetak oleh John McGinn pada babak pertama. Gol tersebut cukup untuk mengantar Skotlandia meraih kemenangan meski Haiti memberikan perlawanan sengit hingga peluit akhir berbunyi.
Haiti sebenarnya beberapa kali menciptakan peluang berbahaya. Kecepatan para pemain depan mereka sempat membuat pertahanan Skotlandia bekerja keras. Namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal mencetak gol.
Kemenangan ini membuat peluang Skotlandia untuk lolos ke babak berikutnya terbuka lebar. Para pendukung mereka kini mulai bermimpi melihat tim kesayangan melangkah lebih jauh di turnamen ini.
Australia Jadi Kejutan Terbesar Hari Ketiga
Jika harus memilih tim paling mengejutkan pada hari ketiga, banyak orang akan menunjuk Australia.
Menghadapi Turki yang lebih diunggulkan, Australia justru tampil sangat disiplin. Mereka tidak mendominasi penguasaan bola, bahkan lebih banyak bertahan. Namun strategi tersebut berjalan sempurna.
Turki tercatat melepaskan banyak tembakan sepanjang pertandingan, tetapi gagal membobol gawang Australia. Sebaliknya, Australia bermain efektif saat melakukan serangan balik dan berhasil mencetak dua gol untuk memastikan kemenangan 2-0.
Pertahanan Australia menjadi kunci utama kemenangan. Mereka mampu menahan gempuran lawan dan memanfaatkan peluang yang ada dengan sangat baik. Hasil ini membuat Australia langsung menjadi salah satu tim yang paling banyak diperbincangkan setelah berakhirnya pertandingan hari ketiga.
Persaingan Grup Mulai Memanas
Setelah tiga hari pertandingan, mulai terlihat bahwa Piala Dunia 2026 akan berlangsung sangat ketat. Brasil harus bekerja lebih keras setelah gagal menang. Maroko semakin percaya diri. Skotlandia menghidupkan harapan lolos ke fase gugur. Sementara Australia berhasil mengirim pesan bahwa mereka tidak bisa dianggap sebagai tim pelengkap.
Dengan masih banyak pertandingan yang akan dimainkan, setiap poin akan menjadi sangat berharga. Jika hari ketiga saja sudah menghadirkan begitu banyak kejutan, para pecinta sepak bola tentu semakin penasaran menantikan pertandingan-pertandingan berikutnya.
Piala Dunia 2026 baru saja berjalan beberapa hari, tetapi drama, kejutan, dan persaingan sengit sudah terasa seperti memasuki fase akhir turnamen. ⚽🏆🔥
